EMANUEL

Lalu Apa Misiku?

Posted by: Emanuel Setio Dewo on: September 25, 2006

Aku sedih karena mengenang Fabianus Tibo, Dominggus Da Silva dan Marinus Riwu yang telah dieksekusi mati Jumat (22/09/2006) lalu. Mereka telah menyelesaikan misi mereka di dunia ini. Tapi lalu aku mencoba menyelami diriku sendiri. Apa misiku hidup di dunia ini? Adakah suatu perubahan atau prestasi yg sudah aku hasilkan? Apa karyaku bagi dunia ini?

Apakah aku menyertakan Allah dalam setiap langkahku? Terus terang, aku pernah mengalami masa dimana aku tidak menyertakan Allah dalam tiap langkahku dan semuanya diambil begitu saja seolah tidak ada artinya. Tetapi aku terus mencoba, tidak hanya mencari jati diriku, tetapi juga misi keberadaanku di dunia ini.

Semoga Allah menyertai kita semua. Amin.

4 Tanggapan ke "Lalu Apa Misiku?"

Mereka sudah menyelesaikan misi mereka didunia ini sebagai putra Dajjal untuk menyempurnakan sisi keiblisan manusia, lalu apa misimu ???

Sebagai umat yang percaya teguh akan ajaran Yesus Kristus, seharusnya kita bersyukur karena dalam injil Yesus berkata “Berbahagialah mereka yang karena aku dianiaya”. Memang kita sebagai manusia tidak luput dari sifat kemanusiaan kita, tetapi kita harus menyadari bahwa Tuhan punya rencana pada masing2 kita. Berbahagialah mereka yang telah mati karena membela Kristus, karena mereka yang mempunyai kerajaan surga. Nah bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah siap apabila sekarang Tuhan memanggil kita? Janganlah media ini menjadi media adu agama, tetapi hendaklah menjadi media pemersatu. Karena Yesus sendiri tidak menghendaki perselisihan, biar orang mencela ajaran kita. Bahkan apapun yang mereka perbuat kepada kita seharusnya kita mendoakan mereka agar mereka ditunjukkan jalan yang lurus. Karena kita tidak behak membalasnya, hanya Bapa disurga yang akan membalas semuanya.

Baca dan ingat selalu “sabda Bahagia”.
Salam damai Kristus menyertai kita sekalian…

Mas Boy menyebut-nyebut jalan yang lurus, setahu saya jalan yang lurus itu adalah kita bersembah kepada Tuhan dengan tidak menduakan Tuhan, Tuhan itu berbeda sekali dengan ciptaan-Nya. Sejak Adam, Abraham (Ibrahim), Musa, Daud, Yesus (Isa), Muhammad, Wali Songo, Guru yang benar akan mengatakan hal yang sama. Maka carilah kebenaran itu terlebih dahulu, nanti engkau akan mengetahui siapa-2 orang yang mengikuti jalan yang lurus(benar) itu.

saya setuju dengan pernyataan mas boy.!
bahwa jalan yang lurus didalam Tuhan.
kita tak tahu hati seseorang…bagaiman “teman”kita ini.karenanya kita tidak dapat menyelami pekerjaan Tuhan buat kita, so pegang terus dan lakukan terus firmanNya

Tinggalkan Balasan


  • Mr.Nunusaku: Pencucian otak bagi muslim agar jangan masuk neraka karena mengikuti jalan tersesat Muhammad dan Al Quran ciptaan bangsa Arab. Hanya Isa anak Marya
  • steven amalo: Yach, itulah yang disebut dengan menerima kasih karunia ALLAH. Kita semua adalah orang-orang yang telah menerima kasih karunia. TUHAN ALLAH begitu men
  • Hendrik Leverty: Syalom sdr Emanuel, Artikel yang bagus. Obat dari kepahitan adalah mengampuni dan melupakan. Biarlah kita semua belajar untuk cepat mengampuni. G

Kategori

Arsip