Posted by: Emanuel Setio Dewo on: Oktober 11, 2008
Bulan ini adalah bulan ke-6 kehamilan istriku. Tidak terasa putera sulungku telah berusia 8 tahun, dengan demikian jarak putera pertama dan keduaku nantinya adalah 8.5 tahun.
Saat ini kami sedang sangat membutuhkan 2 mujizat dari Tuhan. Yang pertama adalah bagi bakal putera kedua kami, yaitu agar dapat lahir dan tumbuh normal sehingga dapat menjadi berkat bagi keluarga dan bagi seluruh dunia. Kami benar-benar khawatir karena menurut literatur medis, jika sebuah keluarga memiliki anak autis, maka persentase autisme anak berikutnya menjadi lebih tinggi.
Mujizat kedua adalah bagi kesembuhan putera pertama kami yang autis. Literatur medis menyatakan bahwa autisme tidak dapat disembuhkan tetapi dapat diperbaiki. Belum ada pengalaman medis yang menyatakan bahwa penderita autis dapat sembuh 100% menjadi selayaknya anak normal. Tetapi tidak pernah ada kata mustahil bagi Tuhan. Kami benar-benar berharap dan selalu berdoa agar Tuhan dapat mencurahkan mujizat-Nya bagi keluarga kami ini.
Mohon dukungan dalam doa. Terima kasih.
@ Dear Ibu Suzan,
Salam kenal juga. Terima kasih atas dukungan & doanya. Selamat juga karena Ibu telah dikaruniai putera ke-3 yang membawa berkat bagi kakak-kakaknya.
Iya benar, Bu, saya harus menyerahkan segalanya kepada Tuhan.
Salam juga untuk ibu sekeluarga. Tuhan memberkati.
Semoga Tuhan memberkati anda sekeluarga. Termasuk anak-anak anda. SALAM
@ Dear LovePassword,
Terima kasih atas dukungan doanya. Semoga Tuhan memberkati Anda dan keluarga.
~~~
@ Dear ImanKristen,
Thanks Bro. God bless you.
Regard,
Dewo
[...] macam tes itu rasanya merupakan jawaban atas segala doa yang selalu kudaraskan, yaitu karena aku ingin memiliki anak yang normal tanpa kelainan. Maklum, kakaknya, yaitu Axel merupakan ABK (anak dengan kebutuhan khusus) karena autis. Seolah [...]
Saya punya beberapa teman yang anaknya autis. Saya juga pernah baca di Semarang ada anak autis yang sembuh total, karena mukjijat Tuhan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.
salam kenal,
Oktober 15, 2008 pada 12:10 pm
Hai…Dewo! Selamat n salam kenal, ya! Sy turut bahagia dg kabar gembira ini. Sy sdh kenal blog Anda sdh lama n sdh lama jg ga buka2 blog ini. Tp aneh, hrini sy tiba2 teringat Anda dan sungguh surprised banget sy dpt kabar sukacita ini.
Jangan takut, serahkan sgl kekuatiran n hrpan2 Anda sekeluarga kpd Bapa di surga. Dia pasti akan yg memberikan yg terbaik bagi kalian semua krn Dia Maha Kasih.
Anak ke-2 sy jg autis n sy diketahui hamil utk ke-3 kalinya pd wkt bersamaan sy mendapati vonis autis tsb. Jelas aja ada perasaan kuatir yg luar biasa n hmpr2 aja terpikir utk….
Tp sungguh puji syukur kpd Tuhan!!! Anak ke-3 yg ini sehat2 saja, bahkan skr dia yg banyak membawa kemajuan buat kakaknya. Krn kehadiran dia jg, kakaknya skr jd mau interaksi/bermain bersama, dsb. So…jgn kuatir, bawalah semuanya dlm doa, persembahkan semuanya itu pd saat konsekrasi. Tuhan tidak akan membiarkan kita menanggung beban melebihi kemampuan kita. Sekali lg…selamat buat Anda sekeluarga! Sy akan bantu mendoakan jg.
Immanuel…our GOD is with us! GBU all (^_^)