<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>EMANUEL</title>
	<atom:link href="http://emanuel.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://emanuel.wordpress.com</link>
	<description>Tuhan Beserta Kita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2009 09:57:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d8f041bbb258495e5c4afb0d9d2e2d51?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>EMANUEL</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Mengapa Harus Kecewa? (Selamat Paskah)</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-harus-kecewa-selamat-paskah/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-harus-kecewa-selamat-paskah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 09:20:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Selamat Paskah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-harus-kecewa-selamat-paskah/</guid>
		<description><![CDATA[Hatiku terkoyak-koyak dalam ketermenunganku. Rupanya di sana tercecer banyak sekali kekecewaan dan penyesalan. Tak kuasa rasanya aku membersihkan ceceran itu. Betapa banyak dan menyesakkan jiwa. Sesekali membersihkan, tapi kenapa ceceran itu datang dan datang lagi? Seolah tanpa berkesudahan menodai hatiku. Ingin rasanya berontak, tapi kepada siapa?
Dalam Misa Malam Paskah kemudian aku kembali termenung. Bukankah Yesus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=60&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hatiku terkoyak-koyak dalam ketermenunganku. Rupanya di sana tercecer banyak sekali kekecewaan dan penyesalan. Tak kuasa rasanya aku membersihkan ceceran itu. Betapa banyak dan menyesakkan jiwa. Sesekali membersihkan, tapi kenapa ceceran itu datang dan datang lagi? Seolah tanpa berkesudahan menodai hatiku. Ingin rasanya berontak, tapi kepada siapa?</p>
<p>Dalam Misa Malam Paskah kemudian aku kembali termenung. Bukankah Yesus pun memiliki banyak peristiwa-peristiwa yang membuat-Nya kecewa? Ketika DIA mendapati bait Allah menjadi tempat berdagang; ketika DIA dikhianati oleh murid-Nya sendiri dengan menyerahkan-Nya kepada serdadu Romawi; ketika para murid-Nya melarikan diri saat Yesus ditangkap; ketika murid kesayangan-Nya menyangkal DIA; ketika para murid tidak mengenali-Nya saat kebangkitan-Nya; ketika murid-Nya tidak mempercayai bahwa DIA telah bangkit; dan tentu saja masih banyak lagi peristiwa-peristiwa yang patut membuat-Nya kecewa. Tetapi apakah Yesus kecewa?</p>
<p><span id="more-60"></span>Ternyata Yesus tidak kecewa. Betapa besar peristiwa yang telah dialami-Nya yang membuat-Nya sedih, tetapi itu semua tidak membuat-Nya kecewa. Malahan Yesus mengampuni para murid dan umat manusia betapa pun besarnya salah mereka. Hanya kata pengampunan yang terucap dari bibir-Nya. Pengampunan kudus yang keluar dari hati-Nya yang penuh belas kasih kepada manusia.</p>
<p>Tiada bandingnya apa yang kualami dengan apa yang telah Yesus alami. </p>
<p>Lalu mengapa aku harus kecewa? Rupanya aku harus banyak belajar dari Yesus Kristus, Sang Guru, Sang Tuhan-ku. Aku mulai menyadari bahwa peristiwa-peristiwa yang mengecewakan itu memang harus hadir dalam hatiku. Itu tidak hanya membuatku lebih kuat, tetapi membuat hatiku lebih besar, lebih lapang. Dan juga membuatku lebih berpikir dengan baik bahwa kita harus memandang segala sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda. Tuhan telah mengajarku untuk dapat memiliki hati yang besar, hati yang penuh kasih, seperti hati-Nya.</p>
<p>Terima kasih Tuhan, di Paskah ini Engkau telah mengajarku dengan baik.</p>
<p>Selamat Paskah bagi keluarga kecilku (Sisi, Axel &amp; Kirana), orang tuaku &amp; mertua tercinta, saudara-saudaraku terkasih, dan sahabat-sahabatku yang sangat kukasihi. Tuhan telah memilih kita untuk menjadi murid-Nya, bukan kita yang memilih-Nya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=60&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-harus-kecewa-selamat-paskah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memahami Rencana Tuhan Yang Luar Biasa</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2009/03/08/memahami-rencana-tuhan-yang-luar-biasa/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2009/03/08/memahami-rencana-tuhan-yang-luar-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 07:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rencana Tuhan Yang Luar Biasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2009/03/08/memahami-rencana-tuhan-yang-luar-biasa/</guid>
		<description><![CDATA[Kini aku mulai memahami ketika Tuhan tidak menghendaki aku memiliki apartemen. Bermula ketika aku memimpikan dan berdoa untuk dapat memiliki apartemen tahun 2007 lalu. Dan kemudian seolah Tuhan membukakan jalan bagiku untuk memiliki apartemen pada tahun 2008 dengan adanya pinjaman uang muka tanpa bunga dan kemudahan dalam pengurusan apartemen.
Semuanya nampak seperti Tuhan mengabulkan permohonanku. Tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=59&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kini aku mulai memahami ketika Tuhan tidak menghendaki aku memiliki apartemen. Bermula ketika aku memimpikan dan berdoa untuk dapat memiliki apartemen tahun 2007 lalu. Dan kemudian seolah Tuhan membukakan jalan bagiku untuk memiliki apartemen pada tahun 2008 dengan adanya pinjaman uang muka tanpa bunga dan kemudahan dalam pengurusan apartemen.</p>
<p>Semuanya nampak seperti Tuhan mengabulkan permohonanku. Tetapi kemudian impianku harus terhempas ketika perijinan apartemen mengalami masalah dan akhirnya <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/11/18/tidak-lagi-kecewa/">buyarlah kesempatanku memiliki apartemen</a>. Sempat kecewa juga, tapi aku selalu yakin bahwa Tuhan pasti memiliki rencana yang indah yang jauh melebihi semua rencanaku.</p>
<p><span id="more-59"></span>Dan itu memang benar, rencana Tuhan memang indah adanya. Kini aku bisa memahami pada akhirnya rencana Tuhanlah yang akan berlangsung. Aku hanyalah alat-Nya dan hanya dapat mengikuti rencana-Nya yang telah digariskan pada kehidupanku.</p>
<p>Aku mulai menyadarinya ketika Tuhan menentukan aku untuk <a href="http://emanuel.wordpress.com/2009/02/08/saya-harus-resign/">berkarya di tempat lain</a>. Suatu hal yang berat sebenarnya, karena aku harus meninggalkan keegoanku, kemapananku, perjuanganku sejak 2003 dan tentu saja semua sahabat-sahabatku yang sudah kuanggap sebagai keluargaku sendiri.</p>
<p>Tetapi aku harus tunduk pada rencana-Nya. Dan ketundukanku dibalas dengan segala penyertaan-Nya dalam perjalanan hidupku. Semuanya dipermudah oleh-Nya. Pekerjaan baru, motor baru, penyewaan apartemen mungil, prosesi perpindahan yang memakan waktu beberapa hari, belanja perlengkapan rumah tangga, dan lain-lain, semuanya berlangsung dengan mudah. Aku yakin bahwa semuanya berkat pertolongan-Nya lewat perpanjangan tangan keluarga, para sahabat dan teman-teman.</p>
<p>Aku berandai-andai jika rencanaku memiliki apartemen terwujud. Sudah pasti terbayang betapa repotnya aku, mulai dari cicilan uang muka, cicilan kredit, transport yang cukup jauh, keamanan dan kenyamanan, dll. Sudah pasti hidupku tidak nyaman.</p>
<p>Tetapi kini dalam kepasrahanku, aku merasakan kenyamanan hidup dalam pimpinan Tuhan. Semuanya terasa mudah. Semuanya selaras. Serasa tangan-tangan gaib-Nya membantuku di setiap segi kehidupan.</p>
<p>Terima kasih Tuhan atas segala rencana yang indah yang Kau gariskan dalam hidupku. Sertailah kami semua senantiasa dengan keajaiban dan mujizat-Mu yang nyata kami rasakan setiap hari.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=59&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2009/03/08/memahami-rencana-tuhan-yang-luar-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Harus Resign</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2009/02/08/saya-harus-resign/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2009/02/08/saya-harus-resign/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 03:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Resign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2009/02/08/saya-harus-resign/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bulan yang lalu (tepatnya November) saya berdoa kepada Tuhan. Saya bertanya, apakah saya harus mencari pekerjaan lain? Tidak lain dan tidak bukan karena saya melihat bahwa perusahaan sedang mengalami kesulitan keuangan. Apalagi ditambah dengan resign-nya seorang pemegang saham dari perusahaan kami. Saya tambah yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan perusahaan, walau pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=57&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa bulan yang lalu (tepatnya November) saya berdoa kepada Tuhan. Saya bertanya, apakah saya harus mencari pekerjaan lain? Tidak lain dan tidak bukan karena saya melihat bahwa perusahaan sedang mengalami kesulitan keuangan. Apalagi ditambah dengan <em>resign</em>-nya seorang pemegang saham dari perusahaan kami. Saya tambah yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan perusahaan, walau pun setiap bulan kami tidak pernah terlambat menerima gaji.</p>
<p>Ya, saya sekali lagi berdoa kepada Tuhan tentang kepastian apakah saya harus tetap tinggal dan berkarya di sini atau pindah kerja. Tetapi jikalau saya harus pindah kerja, saya memohon agar Tuhan membantu saya untuk mencarikan pekerjaan. Jika Tuhan berkenan, sebaiknya ada tawaran pekerjaan yang datang bahkan tanpa saya perlu melamarnya.</p>
<p>Terus terang doa saya agak kurang ajar atau berlebihan. Seolah-olah saya kok seenaknya sendiri meminta kepada Tuhan. Seolah saya mintanya tidak tanggung-tanggung, yaitu jika saya memang harus pindah, maka berikan saya pekerjaan tanpa perlu melamar.</p>
<p><span id="more-57"></span>Tapi saya tahu bahwa Tuhan itu Mahabaik. Saya tahu bahwa Tuhan itu telah mengatur segalanya bagi saya dan keluarga. Saya tahu bahwa Tuhan sangat mengasihi saya dan Tuhan sangat ingin saya bergantung pada-Nya dan menjadi alat-Nya. Ya, saya hanyalah alat Tuhan. Hidup saya adalah milik-Nya. Karya saya semata hanya kepanjangan dari karya-Nya. Dan saya tahu bahwa Tuhan memiliki rencana tersendiri yang saya tidak tahu. Saya hanya tahu bahwa karya Tuhan adalah baik adanya.</p>
<p>Tidak berlebihan sebenarnya jika saya memohon demikian, karena Tuhan mungkin ingin agar saya berkarya di tempat lain. Mungkin tempat lain lebih membutuhkan saya dari pada tempat bekerja saya sekarang. Dan untuk itu saya mohon agar Tuhan menempatkan saya dimana pun.</p>
<p>Tampaknya Tuhan menjawab doa (dan pertanyaan) saya. Bulan Januari 2009 saya mendapatkan tawaran pekerjaan. Bagi saya ini adalah sebuah mujizat dari Tuhan. Karena saya tidak melamar pekerjaan apa pun. Dan saya memang tidak berusaha untuk melamar pekerjaan apa pun. Saya yakin bahwa jika Tuhan memang hendak mengutus saya di tempat lain, maka Tuhan akan menyediakan tempat tersebut bagi saya.</p>
<p>Tetapi jawaban Tuhan sekaligus pergumulan bagi saya. Di satu sisi saya telah memperoleh jawaban bahwa saya memang harus pindah dan Tuhan pun telah menyediakan tempatnya bagi saya. Tetapi di sisi lain berarti saya harus meninggalkan para sahabat yang telah saya anggap keluarga. Saya harus meninggalkan semua perjuangan yang telah saya rintis sejak 2003. Saya tahu bahwa dengan kepergian saya, maka perusahaan akan mengalami kesulitan yang sangat besar.</p>
<p>Dalam pergumulan ini saya pun berdoa lagi kepada Tuhan, apakah memang benar ini pekerjaan yang Tuhan berikan kepada saya? Ataukah hanya sebuah ujian bagi saya? Terus terang saya merasa sedih jika harus meninggalkan para sahabat yang telah saya anggap sebagai keluarga. Maka saya pun berdoa lagi agar saya memperoleh gaji sebesar yang saya inginkan. Saya berpikir bahwa jika gaji saya di tempat baru tidak terlalu besar (atau sedikit di atas gaji saya sekarang), maka itu tidak terlalu berharga untuk diambil karena tidak sepadan dengan apa yang akan saya korbankan, yaitu para sahabat dan perjuangan yang telah kami lakukan bertahun-tahun.</p>
<p>Ternyata Tuhan memang menghendaki saya pergi. Negosiasi gaji berlangsung baik dan saya pun memperoleh nilai gaji yang telah saya patok. Saya semakin yakin bahwa memang Tuhan berkehendak saya pindah kerja.</p>
<p>Maka saya pun mengundurkan diri (02/02/2009). Dan bulan Maret saya akan bekerja di tempat yang baru.</p>
<p>Tuhan, saya selalu menggantungkan hidup saya dan keluarga kepada-Mu. Mohon dibantu di setiap keputusan dan langkah saya, karena saya hanyalah alat-Mu semata. Terima kasih Tuhan.</p>
<p>~~~</p>
<p>Tulisan Terkait:<br />
~ <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/07/04/meminta-petunjuk-tuhan/">&#8220;Meminta Petunjuk Tuhan&#8221;</a><br />
~ <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/08/28/meminta-petunjuk-tuhan-lagi/">&#8220;Meminta Petunjuk Tuhan Lagi&#8221;</a><br />
~ <a href="http://dewo.wordpress.com/2009/02/04/ruang-kerjaku/">&#8220;Meja Kerjaku&#8221;</a><br />
~ <a href="http://dewo.wordpress.com/2009/02/01/sim-20/">&#8220;SIM 2.0&#8243;</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=57&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2009/02/08/saya-harus-resign/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelahirannya Yang Sangat Tepat</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2009/01/18/kelahirannya-yang-sangat-tepat/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2009/01/18/kelahirannya-yang-sangat-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 13:34:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2009/01/18/kelahirannya-yang-sangat-tepat/</guid>
		<description><![CDATA[Saat mengetahui kalau Sisi (istriku) hamil, kami menyambutnya dengan suka cita. Walau pun demikian, kami sama sekali belum tahu akan apa yang terjadi kemudian. Barulah saat kelahirannya, aku menyadari bahwa semuanya telah diatur oleh Tuhan dengan sangat indahnya.
Bermula dari perkiraan dokter yang masih belum menyakinkan. Bahkan dokter memperkirakan sekitar tanggal 6-10 Januari baru si kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=48&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saat mengetahui kalau Sisi (istriku) hamil, kami menyambutnya dengan suka cita. Walau pun demikian, kami sama sekali belum tahu akan apa yang terjadi kemudian. Barulah saat kelahirannya, aku menyadari bahwa semuanya telah diatur oleh Tuhan dengan sangat indahnya.</p>
<p>Bermula dari perkiraan dokter yang masih belum menyakinkan. Bahkan dokter memperkirakan sekitar tanggal 6-10 Januari baru si kecil lahir. Tapi Tuhan memutuskan berbeda.</p>
<p>Tepatnya ketika aku berlibur Natal dan Tahun baru di Semarang. Aku pulang tanggal 24/12/2008. Saat itu belum ada tanda-tanda si kecil bakal lahir. Bahkan kami pun berupaya agar si kecil dapat segera lahir, terutama karena inilah momen yang paling tepat, yaitu saat aku ada di Semarang. Aku sendiri sudah memberikan indikasi kepada teman-teman bahwa si kecil bakal lahir antara tanggal 26 sampai 30 Desember.</p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_k_BjFEwYM4k/SXHqWB8pl1I/AAAAAAAAAeI/4BCr1nrlDBk/s1600-h/Dewo(012)-728474.jpg"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_k_BjFEwYM4k/SXHqWB8pl1I/AAAAAAAAAeI/4BCr1nrlDBk/s320/Dewo(012)-728474.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Dan ternyata benar, <a href="http://dewo.wordpress.com/2008/12/30/kelahiran-bianca-angelica/">si kecil lahir tanggal 30 Desember 2008</a>. Proses kelahirannya normal dan termasuk cepat karena ketuban pecah jam 5:30 dan kemudian si kecil lahir jam 10:15. Padahal dokter memperkirakan si kecil akan lahir 6 jam setelahnya. Kami pun memberinya nama <a href="http://biancaangelica.wordpress.com/2009/01/08/nama-bianca-angelica/">Bianca Angelica.</a></p>
<p><span id="more-48"></span>Sebenarnya aku harus jujur, terutama dalam masalah keuangan. Kelahirannya tepat dimana aku cukup mempunyai uang untuk kelahirannya. Aku mungkin tidak bisa menanggungnya jika aku mempunyai anak setahun sebelumnya, atau bahkan bila si kecil lahir sebulan sebelum Desember. Ya, kami cukup bersuka cita karena di bulan Desember ini kami memperoleh THR dan ada sedikit tabungan yang dapat menanggung semua biaya kelahiran termasuk untuk memperbaiki dan melengkapi semua sarana-prasarana di rumah untuk menunjang kegiatan rumah tangga, terutama bagi si kecil.</p>
<p>Apalagi ketika biaya persalinan ditanggung oleh perusahaan tempatku bekerja. Betapa bahagianya kami sekeluarga.</p>
<p>Tetapi kegembiraan itu sempat menjadi kekhawatiran <a href="http://biancaangelica.wordpress.com/2009/01/12/mendampingi-bianca/">ketika Bianca harus opname</a> di RS Elisabeth karena <a href="http://biancaangelica.wordpress.com/2009/01/10/bianca-sakit-kuning/">sakit kuning</a> selama 4 hari. Setelah itu pun harus menjalani beberapa tes laboratorium.</p>
<p>Aku yang sempat pulang ke Jakarta dengan hati bahagia harus segera pulang kembali ke Semarang dengan perasaan gundah gulana. Tetapi puji Tuhan bahwa aku cukup membawa uang untuk segala sesuatu di Semarang. Ini adalah pendapatan tak terduga yang sempat tertunda pelaksanaannya sejak Desember 2008. Rupanya Tuhan menunda pendapatan ini demi mempersiapkan pembiayaan berobat Bianca. </p>
<p>Aku jadi merasa kerdil ketika memaksakan diri membeli gadget demi memuaskan keegoanku di bulan Desember lalu karena merasa cukup memiliki uang. Padahal di kemudian hari banyak pengeluaran tak terduga yang menanti. Mungkin Tuhan sudah dapat membaca sifat &amp; pikiranku sehingga Tuhan memutuskan dengan jalan yang berbeda yang rupanya sangat indah. Jauh lebih indah dari pada segala impianku. Dan Tuhan tidak ingin rencana indah-Nya gagal hanya karena kekerdilanku.</p>
<p>Puji Tuhan karena hasil tes laboratorium baik. Memang ada yang memprihatinkan, yaitu adanya virus Rubella &amp; HSV di dalam tubuh Bianca. Tapi kata dokter dapat segera disembuhkan dengan obat-obatan. <a href="http://biancaangelica.wordpress.com/2009/01/16/oae-test-pass/">Tes OAE pun dilalui dengan baik, walau pun sempat membikin aku deg-degan</a>.</p>
<p>Segala macam tes itu rasanya merupakan jawaban atas segala doa yang selalu kudaraskan, yaitu <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/10/11/membutuhkan-mujizat-tuhan/">karena aku ingin memiliki anak yang normal tanpa kelainan</a>. Maklum, kakaknya, yaitu <a href="http://axelrenantio.wordpress.com">Axel</a> merupakan ABK (anak dengan kebutuhan khusus) karena autis. Seolah Tuhan menunjukkan padaku bahwa hasil tes Bianca baik. Dan aku diajak turut memperhatikan segala sesuatu, termasuk perkembangan Bianca dalam beberapa hari ini dengan mata-kepalaku sendiri.</p>
<p>Sampai suatu saat aku mengatakan pada Sisi bahwa: &#8220;Bianca normal. Kontak matanya bagus.&#8221;</p>
<p>Betapa bahagianya aku saat ini. Segala kekhawatiranku tentang apa yang terjadi pada Bianca saat ini segera sirna. Aku lebih mempercayai Tuhan dari pada segala bentuk kekhawatiranku saat ini. Aku pun segera memasrahkan penyelenggaraan kehidupan Bianca ke dalam tangan Tuhan. Seperti aku memasrahkan penyelenggaran Axel ke dalam tangan Tuhan, walau pun sempat terlambat kuserahkan. Lagi-lagi hanya karena kekerdilanku.</p>
<blockquote><p>Tuhan, segala rancangan-Mu sungguh benar-benar indah. Aku merasa kerdil saat menyadari bahwa segala kekhawatiranku dan segala rencanaku semakin menyadarkanku bahwa rencana-Mu lah yang paling indah. Hanya rencana-Mu lah yang benar-benar akan terjadi. Bukan rencana manusiawiku.</p>
</blockquote>
<p>Terima kasih Tuhan atas berkat &amp; karunia yang telah Engkau berikan kepadaku dan keluargaku. Amin.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=48&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2009/01/18/kelahirannya-yang-sangat-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_k_BjFEwYM4k/SXHqWB8pl1I/AAAAAAAAAeI/4BCr1nrlDBk/s320/Dewo(012)-728474.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih Tuhan Atas Kelahiran Bianca Angelica</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2009/01/08/terima-kasih-tuhan-atas-kelahiran-bianca-angelica/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2009/01/08/terima-kasih-tuhan-atas-kelahiran-bianca-angelica/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 03:05:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2009/01/08/terima-kasih-tuhan-atas-kelahiran-bianca-angelica/</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 30 Desember 2008 kemarin adalah hari yang paling mendebarkan bagi kami. Karena pada hari itu kami menantikan kelahiran puteri kami (anak ke-2) yang telah kami nanti-nantikan sejak lama.
Puji Tuhan karena persalinan berlangsung normal. Baik istri mau pun puteri kami selamat. Kami bahagia karena puteri kecil kami lahir dengan baik dan normal. Dan kami pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=46&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tanggal 30 Desember 2008 kemarin adalah hari yang paling mendebarkan bagi kami. Karena pada hari itu kami menantikan kelahiran puteri kami (anak ke-2) yang telah kami nanti-nantikan sejak lama.</p>
<p><a href="http://dewo.wordpress.com/2008/12/30/kelahiran-bianca-angelica/">Puji Tuhan karena persalinan berlangsung normal</a>. Baik istri mau pun puteri kami selamat. Kami bahagia karena puteri kecil kami lahir dengan baik dan normal. Dan kami pun memberinya nama <a href="http://biancaangelica.wordpress.com">Bianca Angelica</a>, yang artinya seperti <a href="http://biancaangelica.wordpress.com/2009/01/08/nama-bianca-angelica/">malaikat putih/suci</a>.</p>
<p>Kedatangan Bianca Angelica ini memang sudah sangat kami nantikan, terutama karena jarak dengan <a href="http://axelrenantio.wordpress.com">Axel Renantio</a> lebih dari 8 tahun. Dan kehadirannya seolah membawa misi yang berat bagi keluarga, terutama bagi Axel. Rasanya Tuhan sudah mengatur segalanya bagi kami termasuk kehadiran Bianca saat ini. Saya yakin bahwa rencana Tuhan sangatlah indah.</p>
<p>Terima kasih Tuhan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=46&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2009/01/08/terima-kasih-tuhan-atas-kelahiran-bianca-angelica/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sempat Sewot Karena Sibuk</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/12/09/sempat-sewot-karena-sibuk/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/12/09/sempat-sewot-karena-sibuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 14:20:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini saya sangat sewot karena terlalu banyak pekerjaan. Seolah banyak sekali tugas yang ditumpukan ke pundak saya tanpa ada yang bisa membantu. Dan beban pekerjaan ini sangat menguras tidak hanya tenaga, waktu dan pikiran, tapi juga emosi saya.
Hari ini saya terpaksa memberikan workshop yang tadinya bukan saya pembicaranya. Saya hanya punya waktu semalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=44&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa hari ini saya sangat sewot karena terlalu banyak pekerjaan. Seolah banyak sekali tugas yang ditumpukan ke pundak saya tanpa ada yang bisa membantu. Dan beban pekerjaan ini sangat menguras tidak hanya tenaga, waktu dan pikiran, tapi juga emosi saya.</p>
<p>Hari ini saya terpaksa memberikan workshop yang tadinya bukan saya pembicaranya. Saya hanya punya waktu semalam untuk mempersiapkan segalanya, dari materi presentasi sampai manual book. Padahal saya harus menyelesaikan beberapa request dari klien-klien kami yang lain yang jumlahnya seolah tidak pernah habis.</p>
<p>Akhirnya kemarin malam saya menutup hari dengan pasrah dan berdoa kepada Tuhan untuk memohon bantuan-NYA. Demikian juga pagi hari tadi. Saya mohon agar dapat diberikan kesabaran dan ketabahan, dan terutama kerendahan hati dan pikiran yang terang dalam memberikan workshop.</p>
<p>Berkat doa dan juga doa-doa sahabat, akhirnya saya dapat melalui hari ini dengan sangat baik. Malah amat-sangat baik. Saya begitu bersyukur kepada Tuhan karena hari ini semua pekerjaan dapat saya selesaikan dengan baik.</p>
<p>Dan saya sangat bersyukur hari ini ketika malamnya, saat saya sedang kelaparan dan saya terlalu pusing untuk keluar mencari makan, tiba-tiba ada kiriman makanan Jepang kesukaan saya. Benar-benar luar biasa. Saya merasa bahwa Tuhan telah begitu besar memperhatikan saya, sampai ke makan malam saya. Dan Tuhan benar-benar mengenal kesukaan saya. Tidak tanggung-tanggung, makanan Jepang kesukaan saya yang mungkin tidak akan saya beli sendiri karena selain jauh belinya, juga dalam rangka penghematan.</p>
<p>Duh, benar-benar penghiburan bagi saya malam ini. Saya menyadari bahwa saya memang harus lebih sabar dan tekun dalam menghadapi segalanya. Dan saya tahu bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan saya, bahkan Tuhan kerap kali memberikan saya penghiburan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=44&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/12/09/sempat-sewot-karena-sibuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tidak Lagi Kecewa</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/11/18/tidak-lagi-kecewa/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/11/18/tidak-lagi-kecewa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 10:10:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/11/18/tidak-lagi-kecewa/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya mendapat kabar yang sebenarnya cukup menyedihkan buat saya, yaitu bahwa apartemen yang saya idamkan sejak setahun ini ternyata mengalami kendala di perijinan dan memiliki resiko yang tinggi jika diteruskan. Kalau pun jadi dibangun April tahun depan, harganya bakal jauh berbeda dengan harga awalnya.
Kalau berkilas balik, awal tahun ini saya mulai dengan rasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=43&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini saya mendapat kabar yang sebenarnya cukup menyedihkan buat saya, yaitu bahwa apartemen yang saya idamkan sejak setahun ini ternyata mengalami kendala di perijinan dan memiliki resiko yang tinggi jika diteruskan. Kalau pun jadi dibangun April tahun depan, harganya bakal jauh berbeda dengan harga awalnya.</p>
<p>Kalau berkilas balik, awal tahun ini saya mulai dengan rasa optimis. Setelah mendapatkan promosi, saya pun mengidamkan sebuah apartemen. Saya memintanya kepada Tuhan. Dan Tuhan pun memberikan petunjuk yang bagi saya sangat luar biasa. Mulai dari apartemen mana yang bisa saya beli sampai kepada fasilitas pinjaman uang muka dengan cicilan ringan tanpa bunga. Bagi saya ini adalah hal yang sangat luar biasa karena semuanya bekerja dengan baik.</p>
<p>Tetapi ketika semuanya sudah diurus dan tinggal menunggu akad kredit tahun depan, rupanya hari ini berita sedih itu tiba. Saya yang hari ini sedang mengalami <em>bad mood</em> terpaksa harus tambah sedih mendengar berita ini.</p>
<p>Tetapi seperti kakak saya bilang, Tuhan pasti mempunyai jalan yang terbaik bagi kita. Bisa saja Tuhan akan memberikan yang lebih baik bagi kita. Dan saya percaya itu. Saya pernah mengalami hal-hal yang sangat buruk dan hanya Tuhanlah yang mampu menjadikannya sangat indah. Saya sangat percaya itu sampai sekarang.</p>
<p>Jadi walau pun ada sedikit rasa sedih dan kecewa, tetapi saya tahu bahwa saya tidak perlu merasakan sedih dan kecewa karena rencana Tuhanlah yang terindah, bukan rencana pribadi saya. Rencana Tuhan sangat indah dan seringkali tidak terpikirkan oleh saya saat ini. Dan itu semua cukup dan tepat bagi saya.</p>
<p>Lalu saya pun kembali berpikir dengan mengikis impian saya, ternyata di depan sana telah menunggu banyak hal yang membutuhkan seluruh sumber daya saya, yaitu kelahiran anak kedua saya. Saya rasa inilah yang paling tepat mendapatkan perhatian penuh, bukan sebuah apartemen.</p>
<p>Terima kasih Tuhan.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=43&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/11/18/tidak-lagi-kecewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membutuhkan Mujizat Tuhan</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/10/11/membutuhkan-mujizat-tuhan/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/10/11/membutuhkan-mujizat-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 05:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/10/11/membutuhkan-mujizat-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Bulan ini adalah bulan ke-6 kehamilan istriku. Tidak terasa putera sulungku telah berusia 8 tahun, dengan demikian jarak putera pertama dan keduaku nantinya adalah 8.5 tahun.
Saat ini kami sedang sangat membutuhkan 2 mujizat dari Tuhan. Yang pertama adalah bagi bakal putera kedua kami, yaitu agar dapat lahir dan tumbuh normal sehingga dapat menjadi berkat bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=40&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bulan ini adalah bulan ke-6 kehamilan istriku. Tidak terasa <a href="http://axelrenantio.wordpress.com">putera sulung</a>ku telah berusia 8 tahun, dengan demikian jarak putera pertama dan keduaku nantinya adalah 8.5 tahun.</p>
<p>Saat ini kami sedang sangat membutuhkan 2 mujizat dari Tuhan. Yang pertama adalah bagi bakal putera kedua kami, yaitu agar dapat lahir dan tumbuh normal sehingga dapat menjadi berkat bagi keluarga dan bagi seluruh dunia. Kami benar-benar khawatir karena menurut literatur medis, jika sebuah keluarga memiliki anak autis, maka persentase autisme anak berikutnya menjadi lebih tinggi.</p>
<p>Mujizat kedua adalah bagi kesembuhan putera pertama kami <a href="http://forumautisme.net">yang autis</a>. Literatur medis menyatakan bahwa autisme tidak dapat disembuhkan tetapi dapat diperbaiki. Belum ada pengalaman medis yang menyatakan bahwa penderita autis dapat sembuh 100% menjadi selayaknya anak normal. Tetapi tidak pernah ada kata mustahil bagi Tuhan. Kami benar-benar berharap dan selalu berdoa agar Tuhan dapat mencurahkan mujizat-Nya bagi keluarga kami ini.</p>
<p>Mohon dukungan dalam doa. Terima kasih.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=40&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/10/11/membutuhkan-mujizat-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingin Makan Enak</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/09/23/ingin-makan-enak/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/09/23/ingin-makan-enak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 14:52:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/09/23/ingin-makan-enak/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah beberapa kali saya mengalami hal seperti ini, yaitu ketika ingin sekali makan sesuatu, maka tiba-tiba saja dikabulkan oleh Tuhan dengan cara yang ajaib. Kejadian terakhir adalah kemarin.
Kemarin siang, saat keluar untuk makan siang, saya bicara kepada sahabat saya bahwa sebenarnya saya ingin makan makanan Jepang, sayangnya di mall tidak ada restoran yang saya maksud. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=38&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah beberapa kali saya mengalami hal seperti ini, yaitu ketika ingin sekali makan sesuatu, maka tiba-tiba saja dikabulkan oleh Tuhan dengan cara yang ajaib. Kejadian terakhir adalah kemarin.</p>
<p>Kemarin siang, saat keluar untuk makan siang, saya bicara kepada sahabat saya bahwa sebenarnya saya ingin makan makanan Jepang, sayangnya di mall tidak ada restoran yang saya maksud. Akhirnya siang itu kami makan di tempat yang lain. Tetapi tanpa dinyana-nyana, hidangan makan malam saat rapat adalah masakan Jepang! Benar-benar di luar dugaan saya.</p>
<p>Bulan kemarin saya juga mengalami hal unik, yaitu ketika suatu hari saya sangat ingin makan gudeg. Dan malamnya ketika hadir di sebuah acara peringatan 40 hari meninggalnya ayah sahabat saya, sajian makan malamnya adalah gudeg! Padahal hari itu saya tidak diberi tahu apa pun oleh sahabat saya mengenai sajian makan malamnya.</p>
<p>Saya jadi bertanya-tanya, apakah karena saya ingin makan sesuatu kemudian Tuhan mengabulkannya, atau karena saya sebelumnya sudah merasa akan makan sesuatu dan kemudian benar-benar terjadi? Jika teori kedua yang benar, maka bisa saja saya memiliki kepekaan akan apa yang bakal terjadi.</p>
<p>Tapi secara pribadi saya lebih suka dengan teori pertama, yaitu bahwa Tuhan mengabulkan keinginan saya. Karena saya memang tidak punya kelebihan apa pun, apalagi tentang ramal-meramal. Saya hanya tahu bahwa Tuhan itu Mahakuasa dan Mahabaik.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=38&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/09/23/ingin-makan-enak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meminta Petunjuk Tuhan Lagi</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/08/28/meminta-petunjuk-tuhan-lagi/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/08/28/meminta-petunjuk-tuhan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 16:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya keterlaluan sekali ketika saya meminta petunjuk lagi kepada Tuhan. Bukankah sebelumnya saya sudah minta petunjuk dan telah dijawab oleh Tuhan? Tetapi saya mengalami pergumulan yang lebih hebat lagi setelah itu. Dan saya benar-benar memohon kepada Tuhan untuk dikuatkan. Beberapa hari yang lalu saya memohon agar diberi tanda lagi, yaitu tanda yang benar-benar tipis kemungkinannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=35&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Rasanya keterlaluan sekali ketika saya meminta petunjuk lagi kepada Tuhan. Bukankah sebelumnya saya <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/07/04/meminta-petunjuk-tuhan/">sudah minta petunjuk dan telah dijawab oleh Tuhan</a>? Tetapi saya mengalami pergumulan yang lebih hebat lagi setelah itu. Dan saya benar-benar memohon kepada Tuhan untuk dikuatkan. Beberapa hari yang lalu saya memohon agar diberi tanda lagi, yaitu tanda yang benar-benar tipis kemungkinannya akan dapat dilakukan oleh perusahaan.</p>
<p>Puji Tuhan, rupanya Tuhan tidak marah kepada saya atas kekurangajaran saya. Malahan Tuhan memberikan tanda itu malam ini. Permohonan saya yang nyaris sulit itu ternyata dikabulkan Tuhan.</p>
<p>Antara bahagia &amp; haru ketika saya mendapatkan kabar dari BODs. Dan saya pun ingin membagikan rasa bahagia &amp; haru ini kepada mereka dan kepada para pembaca blog ini.</p>
<p>Tuhan itu Maha Pengasih &amp; Penyayang. Panjang sabar-Nya dan tidak pernah meninggalkan kita. Selalu saja ada maksud di belakang apa yang kita alami. Hanya saja, di setiap problema yang kita hadapi, hendaknya kita selalu bersandar hanya kepada Tuhan.</p>
<p>Terima kasih Tuhan atas segala berkat dan karunia yang telah Kau berikan kepadaku dan keluargaku.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=35&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/08/28/meminta-petunjuk-tuhan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meminta Petunjuk Tuhan</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/07/04/meminta-petunjuk-tuhan/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/07/04/meminta-petunjuk-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 10:13:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/07/04/meminta-petunjuk-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Selama dua minggu kemarin adalah masa-masa kritis bagi saya. Terus terang, saya mengalami krisis dalam pekerjaan dan saya bergumul dalam diri saya sendiri. Pergumulan itu adalah: apakah saya harus hengkang, atau saya harus tetap tinggal dan terus membangun perusahaan.
Dalam pergumulan itu saya berdoa kepada Tuhan. Saya memohon petunjuk kepada Tuhan mengenai hal ini. Pilihannya adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=33&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Selama dua minggu kemarin adalah masa-masa kritis bagi saya. Terus terang, saya mengalami krisis dalam pekerjaan dan saya bergumul dalam diri saya sendiri. Pergumulan itu adalah: apakah saya harus hengkang, atau saya harus tetap tinggal dan terus membangun perusahaan.</p>
<p>Dalam pergumulan itu saya berdoa kepada Tuhan. Saya memohon petunjuk kepada Tuhan mengenai hal ini. Pilihannya adalah hengkang atau tetap tinggal. Saya hanya bisa berserah kepada Tuhan dan menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Apa pun keputusan-NYA, saya siap melaksanakannya.</p>
<p><b>Lalu Tuhan pun menjawab doa saya.</b></p>
<p>Hari pertama di minggu ini, sudah sejak pagi saya mendapatkan kontak dari teman-teman lama. Ada 3 teman lama yang menghubungi saya dan semuanya menuju ke arah yang benar dan positif.</p>
<p>Betapa bahagianya saya melihat progres yang bagus ini. Saya benar-benar menyadari bahwa inilah jawaban Tuhan atas pertanyaan &amp; pergumulan saya. Tuhan ingin saya terus berkarya di perusahaan ini. Saya bangga bahwa saya mendapatkan begitu luar biasanya karya Tuhan bekerja atas diri saya.</p>
<p>Betapa bahagianya jika kita menyandarkan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan. Tuhan tidak pernah berhenti memberikan kasih-Nya kepada kita.</p>
<p>Terima kasih Tuhan atas berkat karunia-Mu yang luar biasa ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=33&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/07/04/meminta-petunjuk-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerja Seperti Bekerja Untuk Tuhan</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-seperti-bekerja-untuk-tuhan/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-seperti-bekerja-untuk-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 17:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-seperti-bekerja-untuk-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Tuhan mengangkatku dari keterpurukan, aku membuktikan bahwa aku mampu menanggung perkara-perkara kecil yang pada akhirnya aku diberi tanggung jawab yang besar. Dan berkat Tuhan itu memang begitu melimpah.
Tetapi kini mengapa aku menjadi seolah tidak mensyukuri kasih Tuhan? Apakah karena aku sudah jauh dari Tuhan karena tanggung jawabku yang semakin besar membuatku terlalu sibuk? Atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=32&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ketika <a href="http://emanuel.wordpress.com/2007/01/10/kemana-dan-apa-yang-harus-aku-lakukan/">Tuhan mengangkatku dari keterpurukan</a>, aku membuktikan bahwa aku mampu menanggung perkara-perkara kecil yang pada akhirnya aku diberi <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/01/13/setia-pada-perkara-kecil/">tanggung jawab yang besar</a>. Dan <a href="http://emanuel.wordpress.com/2007/03/20/berkat-tuhan-begitu-melimpah/">berkat Tuhan itu memang begitu melimpah</a>.</p>
<p>Tetapi kini mengapa aku menjadi seolah <a href="http://emanuel.wordpress.com/2007/06/27/sulit-bersyukur/">tidak mensyukuri kasih Tuhan</a>? Apakah karena aku <a href="http://emanuel.wordpress.com/2008/02/06/melupakan-tuhan/">sudah jauh dari Tuhan</a> karena tanggung jawabku yang semakin besar membuatku terlalu sibuk? Atau apakah aku sudah terjerat dalam <a href="http://emanuel.wordpress.com/2007/10/23/haruskah-saya-kaya/">keduniawian?</a></p>
<p>Ya, benar, aku sedang dalam suatu pergumulan yang seharusnya tidak perlu menjadi sebuah perkara besar. Tapi saat pergumulan itu mendera, aku seolah bukan diriku lagi. Bukankah seharusnya aku <a href="http://emanuel.wordpress.com/2007/09/11/menjadi-garam-terang-dunia/">menjadi garam &amp; terang dunia?</a> Tetapi mengapa aku menjadi sambal yang pedas? Mengapa aku harus membuat pedas hidup <a href="http://emanuel.wordpress.com/2006/10/18/sahabat-bagaikan-berlian/">sahabat-sahabatku?</a></p>
<p>Aku harus mengakui bahwa aku telah egois karena mementingkan diriku sendiri. Aku terlalu sombong dengan semua yang telah kucapai. Aku terlalu menuntut kelayakan yang seharusnya kuperoleh. Aku beranggapan bahwa aku memang pantas mendapatkannya. Tapi benarkah demikian? Dalam pergumulanku, aku mengaku bahwa aku salah.</p>
<p>Tuhan telah menegurku ketika aku pada akhirnya teringat nasehat dari Kolese 3:23,</p>
<blockquote><p>Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.</p></blockquote>
<p>Entah bagaimana Tuhan bekerja, tetapi ayat ini menyadarkanku. Ya benar, aku seharusnya bekerja dengan sepenuh hati seperti bekerja untuk Tuhan.</p>
<p>Karena sampai detik ini aku telah banyak <a href="http://emanuel.wordpress.com/2006/08/07/hello-world/">mengalami kasih Tuhan</a>. Berkat Tuhan yang <a href="http://emanuel.wordpress.com/2006/09/05/menerima-berkat-allah-yang-melimpah/">melimpah telah kunikmati</a>. Tuhan telah bekerja dengan setia setiap hari dalam Kasih-Nya yang luar biasa. Lalu apa balasanku?</p>
<p>Apa pun yang terjadi, apa pun perlakuan kepadaku, aku akan menerimanya. Dan aku akan tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, karena aku bekerja untuk Tuhan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=32&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-seperti-bekerja-untuk-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Sahabatku. Dan Kembalilah&#8230;</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/04/26/selamat-jalan-sahabatku-dan-kembalilah/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/04/26/selamat-jalan-sahabatku-dan-kembalilah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 13:25:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/04/26/selamat-jalan-sahabatku-dan-kembalilah/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin aku mendapat sms dari seorang sahabat yang telah lama tidak berjumpa. Berikut isinya:
Saudara2ku&#8230; Para sahabatku&#8230; dalem mau pamit pergi ke negeri Belanda lg dlm rangka pngobatan pnyakit kankerku.. Aku mohon maaf utk kesalahanku selama ini, biar ringan langkah kakiku dan lancar smua urusanku dsana. Aku jg mohon doanya agar bs selamat kembali k tanah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=31&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kemarin aku mendapat sms dari seorang sahabat yang telah lama tidak berjumpa. Berikut isinya:</p>
<blockquote><p>Saudara2ku&#8230; Para sahabatku&#8230; <em>dalem</em> mau pamit pergi ke negeri Belanda lg dlm rangka pngobatan pnyakit kankerku.. Aku mohon maaf utk kesalahanku selama ini, biar ringan langkah kakiku dan lancar smua urusanku dsana. Aku jg mohon doanya agar bs selamat kembali k tanah air. Salam hangatku. []</p></blockquote>
<p>Sontak aku terkejut dan seketika aku telepon sahabatku. Rupanya sahabatku telah menderita kanker sejak lama. Bahkan tahun 1999 sudah pernah mengalami operasi. Dan sayangnya aku baru tahu mengenai hal itu kemarin.</p>
<p>Sahabat, ketika aku telpon, engkau tampak begitu tabah dan sabar. Dan seperti biasa, engkau memanggil aku dan setiap sahabatmu dengan &#8220;sayang&#8221; seolah engkau begitu mengasihi aku dan setiap sahabatmu.</p>
<p>Setiap kali berjumpa denganmu, engkau yang kuanggap kakakku, selalu memberikan kesan hangat dan penuh kasih. Engkau selalu sabar dan seolah memiliki hati seluas samudra.</p>
<p>Tetapi mengapa padamu, penyakit yang begitu berat dan mematikan, harus engkau derita? Engkau cuma berkata bahwa selama ini hidupmu adalah mujizat. Betapa engkau begitu menikmati hidup sekian tahun sejak 1999 dengan tanpa beban dan tanpa pernah merasakan penyakitmu. Engkau mengisi sisa hidupmu dengan karya dan kasih kepada sesama.</p>
<p>Sahabatku, engkaulah inspirasi bagiku, betapa luas samudera kesabaranmu, betapa dalam kasihmu dan betapa tabahnya engkau dalam menjalani setiap tantangan hidup dan penyakitmu. Pagi ini engkau telah berangkat ke Belanda. Tampaknya sms-ku terlambat sampai ke ponselmu. Tetapi di sini, aku selalu berdoa untuk kesembuhanmu. Semoga Tuhan berkenan menjamahmu dan mengangkat penyakitmu sehingga engkau dapat sembuh seperti sediakala. Dan kembalilah ke Indonesia dengan kasihmu yang selalu dibutuhkan sesamamu. Jadilah penyalur berkat kasih karunia Tuhan.</p>
<p>Amin.</p>
<p>~~~<br />
<b><u>Tambahan:</u></b> Pada bulan Mei sahabat telah pulang kembali ke tanah air dan dinyatakan sembuh dari kankernya. Puji Tuhan. Tuhan mendengar setiap doa umat-NYA.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=31&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/04/26/selamat-jalan-sahabatku-dan-kembalilah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sahabat-sahabat Di Dunia Maya</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/04/08/sahabat-sahabat-di-dunia-maya/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/04/08/sahabat-sahabat-di-dunia-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 11:17:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/04/08/sahabat-sahabat-di-dunia-maya/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu kali saya pernah mendapat kritikan dari seorang sahabat bahwa seharusnya saya tidak perlu mempublikasikan cerita kehidupan saya di blog. Sahabat saya tersebut bilang kalau kegiatan publikasi cerita kehidupan pribadi dan keluarga saya ini adalah sebuah tindakan yang konyol. Seluruh dunia menjadi tahu semua kegiatan dan kondisi saya dan keluarga. Terutama tidak perlulah semua orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=30&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu kali saya pernah mendapat kritikan dari seorang sahabat bahwa seharusnya saya tidak perlu mempublikasikan <a href="http://dewo.wordpress.com">cerita kehidupan saya di blog</a>. Sahabat saya tersebut bilang kalau kegiatan publikasi cerita kehidupan pribadi dan keluarga saya ini adalah sebuah tindakan yang konyol. Seluruh dunia menjadi tahu semua kegiatan dan kondisi saya dan keluarga. Terutama tidak perlulah semua orang tahu bahwa saya memiliki seorang <a href="http://axelrenantio.wordpress.com">anak autis</a>. Bagaikan sebuah tamparan yang cukup keras yang dilakukan oleh seorang sahabat.</p>
<p>Kritikan tersebut sangat bagus terutama datang dari seorang sahabat. Saya tahu bahwa maksudnya sangat baik. Dia tidak rela ketika semua orang menggunjingkan kehidupan pribadi dan keluarga saya.</p>
<p>Tetapi rupanya sahabat tidak tahu bahwa sebenarnya saya juga memperoleh banyak manfaat dari publikasi tersebut. Tidak hanya hadirnya masukan dan informasi dari semua pihak demi perbaikan pribadi dan keluarga terutama untuk Axel, tetapi saya juga mendapatkan banyak sahabat maya. Saya tidak pernah bertemu dengan mereka, tetapi saya merasakan banyak sekali berkat Tuhan mengalir dari para sahabat maya tersebut. Mereka banyak sekali membantu dan mendukung saya semampu mereka. Memberikan informasi pun telah merupakan bantuan yang saya nilai sangat besar artinya. Tak terbilang yang menyatakan dukungan dan doa bagi saya dan keluarga.</p>
<p>Sungguh, di balik kekonyolan saya mempublikasi cerita kehidupan saya dan keluarga, saya mendapatkan banyak manfaat darinya. Bahkan jauh lebih besar dari pada itu, saya menemukan banyak sahabat di dunia maya. Dari mereka berkat Tuhan mengalir. Sudah sepatutnya jika saya pun membagikan bantuan informasi sebesar-besarnya bagi masyarakat walau pun hanya lewat dunia maya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=30&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/04/08/sahabat-sahabat-di-dunia-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melupakan Tuhan</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/02/06/melupakan-tuhan/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/02/06/melupakan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 11:36:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/02/06/melupakan-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Kerap kali kita melupakan Tuhan dalam keseharian hidup kita. Bahkan saat berdoa pun kita melupakan Tuhan. Kok bisa?
Ya, sudah banyak orang bersujud dan berdoa tetapi itu hanyalah merupakan kewajiban dan kebiasaan. Tetapi tindak-tanduk mereka tidak menunjukkan kalau mereka beriman seperti tampaknya ketika mereka bersujud dan berdoa. Lihatlah, banyak sekali orang yang melakukan penindasan, korupsi, kolusi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=29&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kerap kali kita melupakan Tuhan dalam keseharian hidup kita. Bahkan saat berdoa pun kita melupakan Tuhan. Kok bisa?</p>
<p>Ya, sudah banyak orang bersujud dan berdoa tetapi itu hanyalah merupakan kewajiban dan kebiasaan. Tetapi tindak-tanduk mereka tidak menunjukkan kalau mereka beriman seperti tampaknya ketika mereka bersujud dan berdoa. Lihatlah, banyak sekali orang yang melakukan penindasan, korupsi, kolusi dan manipulasi padahal kita tahu bahwa ibadahnya sangat teratur.</p>
<p>Apakah saat bersama Tuhan hanya pada saat bersujud dan berdoa? Apakah setelah itu berarti kita lepas dari Tuhan dan bertindak semaunya sesuai kehendak kita? Kenyataan berkata demikian, banyak orang yang pada kehidupan kesehariannya bertindak sesuai dengan kehendaknya sendiri dan sering kali bertolak belakang dengan kehendak Tuhan. Seolah mereka melupakan Tuhan dalam kehidupan kesehariannya.</p>
<p><i>Rabu Abu, 6 Februari 2008.<br />
Selamat memasuki masa Pra Paskah 2008. Tuhan memberkati.</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=29&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/02/06/melupakan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setia Pada Perkara Kecil</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2008/01/13/setia-pada-perkara-kecil/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2008/01/13/setia-pada-perkara-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 02:45:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2008/01/13/setia-pada-perkara-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.&#8221;
(Lukas 16:10, Matius 25:21)
Saya harus mengaku bahwa masih banyak perkara kecil yang belum saya tuntaskan. Dan saya harus menuntaskannya segera dengan sebaik mungkin.
Tetapi rupanya Tuhan memiliki rencana lain. Ketika saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=28&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p>&#8220;Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.&#8221;<br />
(Lukas 16:10, Matius 25:21)</p></blockquote>
<p>Saya harus mengaku bahwa masih banyak perkara kecil yang belum saya tuntaskan. Dan saya harus menuntaskannya segera dengan sebaik mungkin.</p>
<p>Tetapi rupanya Tuhan memiliki rencana lain. Ketika saya belum sempat menuntaskan perkara-perkara kecil, Tuhan telah memberikan kepada saya sebuah perkara yang besar ketika saya <a href="http://setiodewo.com/2008/01/08/didaulat-menjadi-pemimpin/">diangkat menjadi seorang CIO</a>. Ketika saya <a href="http://setiodewo.com/2008/01/05/membaca-buku-buku-motivasi/">belum selesai belajar untuk menjadi pemimpin dan bagaimana caranya memimpin</a>, saya telah diangkat menjadi seorang pemimpin.</p>
<p>Saya tahu bahwa Tuhan memiliki rencana yang sangat indah di luar pemahaman saya. Saya tahu bahwa Tuhan akan selalu menyertai langkah kita. Dan saya semakin yakin bahwa Tuhan ingin saya dapat melayani lebih banyak lagi sesama manusia.</p>
<p>Terima kasih Tuhan atas berkat dan anugerah yang telah Kau berikan kepadaku dan keluargaku. Terima kasih untuk para sahabat dan keluarga dan saudara-saudaraku yang telah dengan setia dan penuh kasih mendampingiku selama ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=28&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2008/01/13/setia-pada-perkara-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haruskah Saya Kaya?</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2007/10/23/haruskah-saya-kaya/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2007/10/23/haruskah-saya-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 14:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keseharian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2007/10/23/haruskah-saya-kaya/</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali saya bertanya pada diri saya sendiri: &#8220;Haruskah saya kaya?&#8221; Suatu kali saya dan Bune berbincang-bincang ringan yang pada akhirnya Bune menyimpulkan bahwa saya rupanya tidak punya bakat menjadi kaya secara material. Weks&#8230; Saya baru sadar bahwa saya itu orang yang biasa-biasa saja alias tidak kaya. Tetapi saya juga tidak berhasrat menjadi kaya.
Menurut pendapat saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=27&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seringkali saya bertanya pada diri saya sendiri: <strong>&#8220;Haruskah saya kaya?&#8221;</strong> Suatu kali <a href="http://dewo.wordpress.com" target="_blank">saya</a> dan <a href="http://lyntrias.wordpress.com">Bune</a> berbincang-bincang ringan yang pada akhirnya Bune menyimpulkan bahwa saya rupanya tidak punya bakat menjadi kaya secara material. Weks&#8230; Saya baru sadar bahwa saya itu orang yang biasa-biasa saja alias tidak kaya. Tetapi saya juga tidak berhasrat menjadi kaya.</p>
<p>Menurut pendapat saya pribadi, menjadi kaya bukanlah dosa. Tapi tentu harus dengan jalan yang baik dan bersih alias halal. Artinya bukan dari hasil merugikan orang lain atau pun dengan cara kotor alias berdosa atau pun kejahatan. Sah-sah saja seseorang itu menjadi kaya. Tapi juga, saya tidak iri kepada orang kaya.</p>
<p><span id="more-27"></span>Sebenarnya saya sudah sering membaca buku-buku motivasi bahkan <a href="http://dewo.wordpress.com/2007/08/11/anda-jangan-ikut-seminar-best-of-the-best/">hadir dalam seminar MLM</a> yang mendorong dan menyemangati orang untuk menjadi kaya. Tetapi mengapa saya tidak tertarik dengan iming-iming harta melimpah yang diiming-imingkan para motivator mau pun <a href="http://dewo.wordpress.com/2007/08/26/militan-mlm/">militan MLM</a> ya? Mungkin karena saya punya sifat dasar tertentu yang pada akhirnya Bune dapat menarik kesimpulan bahwa saya tidak punya bakat untuk menjadi kaya.</p>
<p>Kira-kira apa ya yang membuat saya tidak terlalu memiliki hasrat untuk menjadi kaya? Bahkan untuk menabung atau menumpuk kekayaan pun saya tidak terlalu berminat. Atau karena justru sifat dasar saya yang boros sehingga <a href="http://dewo.wordpress.com/2007/10/21/menabung-itu-sangat-sulit/">sulit sekali menabung</a> atau menumpuk kekayaan?</p>
<p>Saya tidak kaya tetapi kehidupan saya dan keluarga serba tercukupi. Bahkan saya tidak mempunyai harta seperti kebanyakan orang.</p>
<p>Saya sudah sangat senang dengan kondisi saya saat ini. Tuhan telah memelihara saya dan keluarga dengan sangat baik. Tuhan selalu memberikan apa pun kepada saya sesuai dengan kebutuhan dan tepat pada waktunya. Dan pada akhirnya saya benar-benar menggantungkan kehidupan saya dan keluarga kepada Tuhan. Dan semuanya itu indah adanya.</p>
<p>Terima kasih Tuhan atas berkat, rahmat dan rejeki yang telah Engkau limpahkan kepada saya dan keluarga. Semoga semuanya itu juga dapat menjadi berkat bagi sesama.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=27&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2007/10/23/haruskah-saya-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjadi Garam &amp; Terang Dunia</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2007/09/11/menjadi-garam-terang-dunia/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2007/09/11/menjadi-garam-terang-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 02:32:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2007/09/11/menjadi-garam-terang-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[Gelap itu ada karena tidak hadirnya cahaya. Dingin itu ada karena tidak hadirnya kehangatan. Bahkan sup itu rasanya hambar jika tidak diberi garam.
Itulah mengapa ada kejahatan di dunia ini. Itu karena kasih belum tersebar merata. Masih banyak orang yang belum merasakan dan menikmati kasih. Kasih yang sejati itu belum hadir dalam hati manusia.
Puji Tuhan karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=26&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Gelap itu ada karena tidak hadirnya cahaya. Dingin itu ada karena tidak hadirnya kehangatan. Bahkan sup itu rasanya hambar jika tidak diberi garam.</p>
<p>Itulah mengapa ada kejahatan di dunia ini. Itu karena kasih belum tersebar merata. Masih banyak orang yang belum merasakan dan menikmati kasih. Kasih yang sejati itu belum hadir dalam hati manusia.</p>
<p>Puji Tuhan karena Sang Cahaya (Yesus Kristus) itu telah hadir di dunia ini untuk menjadi cahaya dan penuntun jalan hidup manusia. Kehadirannya memberikan kasih dan mengajarkan bahasa cinta bagi umat manusia. Berkat Tuhan pun melimpahi dunia karena Tuhan berkenan dan berdamai kepada manusia karena Yesus Kristus.</p>
<p>Sudah selayaknya jika kita sebagai murid-Nya dapat menjadi cahaya penerus Cahaya Ilahi sehingga dapat menjadi penuntun bagi sesama. Sudah selayaknya jika kita dapat menjadi garam bagi dunia ini. Dengan demikian bumi ini menjadi terang benderang dengan sangat indahnya dan hidup menjadi nikmat dan lezat untuk dijalani.</p>
<p>Semoga terang Tuhan, damai sejahtera, berkat dan rahmat hadir di hati setiap umat manusia. Amin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=26&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2007/09/11/menjadi-garam-terang-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengasihi Sesamaku</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2007/08/12/mengasihi-sesamaku/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2007/08/12/mengasihi-sesamaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2007 14:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keseharian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2007/08/12/mengasihi-sesamaku/</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini aku harus jujur terhadap diriku sendiri. Dan judul posting kali ini adalah &#8220;Mengasihi Sesamaku.&#8221; Ya, ada yang harus kutambahkan di judul, yaitu kata &#8220;ku&#8221;. Sebelumnya aku sudah menuliskan beberapa posting mengenai &#8220;kasih&#8221;, yaitu di:

Mengasihi Musuhmu
Cara Mengasihi Allah

Semuanya mengajak kita untuk mengasihi sesama. Refleksi kasih kita kepada Allah juga terpantul pada kasih kita kepada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=25&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kali ini aku harus jujur terhadap diriku sendiri. Dan judul posting kali ini adalah &#8220;Mengasihi Sesama<strong>ku</strong>.&#8221; Ya, ada yang harus kutambahkan di judul, yaitu kata &#8220;ku&#8221;. Sebelumnya aku sudah menuliskan beberapa posting mengenai &#8220;kasih&#8221;, yaitu di:</p>
<ul>
<li><a href="http://agamaku.wordpress.com/2006/07/14/mengasihi-musuhmu/">Mengasihi Musuhmu</a></li>
<li><a href="http://agamaku.wordpress.com/2006/10/13/cara-mengasihi-allah/">Cara Mengasihi Allah</a></li>
</ul>
<p>Semuanya mengajak kita untuk mengasihi sesama. Refleksi kasih kita kepada Allah juga terpantul pada kasih kita kepada sesama. Tetapi walau pun aku sudah mendapatkan kasih dari Allah yang begitu luar biasa, mengapa aku belum bisa maksimal mengasihi sesamaku?</p>
<p><span id="more-25"></span>Terus terang aku masih jauh dari kata kasih. Aku masih belum mampu seratus persen sabar, rendah hati, mengampuni dan lain-lain. Padahal aku sudah banyak merasakan kasih Allah, kasih sahabat, kasih orang tua, kasih saudara-saudara dan keluarga.</p>
<p>Rasanya aku belum paham seratus persen apa itu kasih. Kali ini aku akan belajar memahami kasih dan menjadikannya sebagai bahasa hidupku.</p>
<blockquote><p>Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.</p>
<p>Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.</p>
<p>Ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.<br />
(I Korintus 13:4-6)</p></blockquote>
<p>Ah, kok aku belum melakukan sepenuhnya? Rupanya wadah manusiawi keduniaanku belum mampu melakukan kasih yang sedemikian besar.</p>
<p>Tentu saja aku tidak akan mampu. Apalah arti kasih manusiawi duniawiku? Apalah arti kasihku jika semua yang kulakukan masih berasal dari hati manusiawiku? Bukankah hati manusia itu cenderung jahat?</p>
<p>Rupanya aku harus memohon bantuan Roh Kudus untuk hadir dalam hatiku. Biarlah Roh Kudus yang membantu, menuntun dan membimbingku dalam mengasihi sesama. Bukankah Roh Kudus itu perwujudan Kasih Allah yang demikian besar bagi kita? Bukankah Roh Kudus itu diutus Allah untuk menghibur dan membantu kita saat hidup di dunia ini?</p>
<blockquote><p>Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.<br />
(Galatia 5:22-23)</p></blockquote>
<p>Ayat ini menampar keras hati duniawiku. Betapa apa yang aku lakukan selama ini atas nama kasih tidak ada artinya selama itu berasal dari hati manusiawiku tanpa pimpinan Roh Kudus. Semua yang kulakukan atas nama kasih selama ini adalah semu.</p>
<blockquote><p>Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.<br />
(Galatia 5:24-26)</p></blockquote>
<p>Aku harus menyerahkan diriku pada Yesus karena DIA telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Aku harus hidup oleh Roh. Aku harus membiarkan hidupku dipimpin oleh Roh.</p>
<p>Allah Bapa di Surga, dalam nama Yesus Kristus Putera-Mu yang menjadi pengantara hidupku, aku mohon penyertaan Roh Kudus dalam hidupku. Aku mohon bimbingan dan tuntunan Roh Kudus yang oleh Kerahiman-Mu telah Kau utus untuk kami, umat-Mu.</p>
<p>Ubahlah hati dan hidupku seturut kehendak-Mu. Jadikanlah aku alat dan saluran kasih-Mu bagi sesamaku manusia. Hendaknya apa yang kulakukan berkenan di hadapan-Mu. Amin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=25&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2007/08/12/mengasihi-sesamaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sulit Bersyukur</title>
		<link>http://emanuel.wordpress.com/2007/06/27/sulit-bersyukur/</link>
		<comments>http://emanuel.wordpress.com/2007/06/27/sulit-bersyukur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 02:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Emanuel Setio Dewo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://emanuel.wordpress.com/2007/06/27/sulit-bersyukur/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang sahabat berkeluh kesah dengan penuh emosi padaku. Terutama tentang gajinya yang dirasa tidak memadai. Maklum, pengalaman kerjanya sudah lebih dari 15 tahun, tapi gaji yang diterimanya dirasa sangat kecil. Dia merasa bahwa fresh graduate pun bisa mencapai gaji sebesar dia.
Saat mendengar keluh kesahnya aku cuma bisa tersenyum tanpa menjawab. Aku tahu bahwa sahabatku sedang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=24&subd=emanuel&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang sahabat berkeluh kesah dengan penuh emosi padaku. Terutama tentang gajinya yang dirasa tidak memadai. Maklum, pengalaman kerjanya sudah lebih dari 15 tahun, tapi gaji yang diterimanya dirasa sangat kecil. Dia merasa bahwa <em>fresh graduate</em> pun bisa mencapai gaji sebesar dia.</p>
<p>Saat mendengar keluh kesahnya aku cuma bisa tersenyum tanpa menjawab. Aku tahu bahwa sahabatku sedang emosi dan rasanya tidak tepat jika aku menjawabnya saat itu. Mungkin saat hatinya sudah adem baru akan aku jawab.</p>
<p><span id="more-24"></span><br />
Kemarahannya memang bisa dimaklumi. Tetapi aku sendiri cukup prihatin dengan pemikiran sahabatku itu. Dia kurang dapat bersyukur. Kalau pun dia benar-benar ingin peningkatan gaji, seharusnya dia bisa melakukannya dengan jalur yang baik tanpa perlu emosi di belakang seperti itu.</p>
<p>Sahabatku, aku sebenarnya ingin mengatakan bahwa sebenarnya kamu termasuk yang beruntung. Kamu tidak pernah mengalami kesulitan pekerjaan dan penghasilan. Kamu selalu dapat pekerjaan yang baik dan menyenangkan. Kamu juga mendapat penghasilan yang layak. Bahkan kamu memiliki beberapa sumber penghasilan.</p>
<p>Sahabatku, aku ingin menunjukkan kepada kamu bahwa banyak orang yang mendambakan mendapat pekerjaan tapi tidak juga berhasil mendapatkan pekerjaan. Aku menulis ini bukan klise, tapi aku mengalaminya sendiri. Aku punya teman dan bahkan saudara yang sampai saat ini belum mendapat pekerjaan. Mulai dari latar belakang pendidikan yang memang sulit untuk mencari pekerjaan sampai dengan teman yang selalu mengalami PHK.</p>
<p>Tahukah engkau sahabatku bahwa mereka menganggur dalam bilangan tahunan, bukan bulanan lagi. Mereka sangat mendambakan pekerjaan yang halal walau pun dengan gaji yang minimal sebatas UMR. Bahkan jika ada yang menawarkan pekerjaan yang baik dengan upah di bawah UMR pun mereka bersedia.</p>
<p>Sahabatku, aku sendiri pernah cerita padamu kalau aku pun pernah mengalami hal yang tidak enak. Sudah 2 kali perusahaan tempat aku bekerja bangkrut dan tutup. Aku sudah bekerja beberapa bulan tetapi tidak digaji. Setelah PHK kedua aku memutuskan berwiraswasta dan hidup tanpa gaji berbulan-bulan.</p>
<p>Betapa aku dan banyak orang pernah mengalami pengalaman yang berat. Hidup berbulan-bulan tanpa penghasilan padahal harus menghidupi keluarga. Dan engkau, sahabatku, kamu tidak pernah mengalami hal yang serupa. Tetapi engkau dengan sangat emosi menumpahkan keluh-kesahmu padaku yang pernah mengalami hal yang jauh lebih buruk dari pada kamu.</p>
<p>Sahabatku, aku memang diam saat kamu berkeluh kesah. Tetapi dalam hatiku aku sedih karena engkau kurang bisa bersyukur. Padahal Tuhan itu sangat baik. Tuhan itu Maha Penyayang.</p>
<p>Sementara hanya ini dulu yang bisa aku tuliskan untukmu. Berdoalah selalu. Cobalah untuk dapat merasakan dan menikmati berkat, rahmat dan rejeki yang telah diberikan oleh Allah. Aku hanya dapat berdoa untukmu di sini.</p>
<p>Tuhan memberkati.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/emanuel.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/emanuel.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/emanuel.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/emanuel.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/emanuel.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/emanuel.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/emanuel.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/emanuel.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/emanuel.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/emanuel.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/emanuel.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/emanuel.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=emanuel.wordpress.com&blog=342937&post=24&subd=emanuel&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://emanuel.wordpress.com/2007/06/27/sulit-bersyukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aea33402a593039df52add8ec5db91f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dewo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>