Kasih Allah Ada Di Mana Saja

Karena tuntutan pekerjaan, beberapa kali aku harus bekerja di tempat yang cukup jauh di seberang pulau. Tercatat aku sudah beberapa kali ke Gorontalo, ke Batam dan baru saja pulang dari Medan. Tentu saja ada suka duka selama bekerja di tempat-tempat tersebut. Tetapi ada satu yang bisa aku catat di setiap tempat dimana aku harus bekerja, yaitu: aku merasakan Kasih Allah dimanapun juga.


Kasih Allah yang kurasakan ini datang dari banyak orang di sekitar tempat kerjaku. Walau pun mereka baru mengenal aku, walau pun lain budaya dan bangsa, tetapi mereka dengan sangat tulus membantu aku di tempat kerjaku. Tidak berlebihan jika aku kini jadi memiliki banyak teman, bahkan sering kali aku sudah menganggap mereka sahabat dan saudaraku sendiri. Demikian juga dengan mereka yang sudah menganggapku seperti sahabat dan saudara.

Mereka telah menjaga, melayani dan membantu aku selama bekerja di sana. Tidak terbilang budi yang telah mereka berikan padaku. Dan mereka melakukannya dengan tulus. Di dalam kesendirianku, aku merasakan Kasih Allah lewat mereka. Betapa besar Kasih Allah yang telah aku terima setiap hari. Betapa besar Kasih Allah yang telah aku terima dimanapun aku berada.

Terima kasih Tuhan Allah. Aku begitu bersyukur telah menerima Kasih-Mu yang sungguh luar biasa. Sudahkah Anda merasakan Kasih Allah di manapun Anda berada?

5 responses to “Kasih Allah Ada Di Mana Saja

  1. Benar! Kasih Allah selalu saya rasakan setiap hari bahkan dalam hal-hal yang kecil sekalipun yang mungkin tidak terpikirkan oleh kita kasih Allah sungguh nyata! Allah kita sungguh dashyat!

  2. kita selalu mendapat kasih Allah yang sempurna tetapi kita sebagai manusia selalu lupa dan tidak menyadari akan Kasih Allah, apalagi di saat kita sedang dalam suasana gembira

  3. Allah itu Ar Rahman dan Ar Rahim. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia Maha Pengasih buat semua makhluknya. Tapi Maha Penyayangnya buat makhluk yang memilih mengenal Allah Yang Satu dengan sebenar-benarnya.

    Seperti orang tua, yang selalu memberi (kasih) buat semua anaknya. Tak peduli yang baik, bandel, atau yang durhaka sekalipun. Tapi yang ortu sayangi hanya anak yang baik saja.

  4. Kasih Allah tidak ternilai,Dia menjaga sentiasa bersama wkita walau dimanapun kita.

  5. Sebagaimana Kasih Allah kepada Bunda Maria yang taat padaNYa dengan dikaruniai seorang putra, Isa Almasih yang akan menjadi pengajak tuk menyembah Penciptanya yang Esa, Allah Yang Maha Suci, bukan tuk mengajak menyembah dirinya dan atau ibunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s