Bekerja Seperti Bekerja Untuk Tuhan

Ketika Tuhan mengangkatku dari keterpurukan, aku membuktikan bahwa aku mampu menanggung perkara-perkara kecil yang pada akhirnya aku diberi tanggung jawab yang besar. Dan berkat Tuhan itu memang begitu melimpah.

Tetapi kini mengapa aku menjadi seolah tidak mensyukuri kasih Tuhan? Apakah karena aku sudah jauh dari Tuhan karena tanggung jawabku yang semakin besar membuatku terlalu sibuk? Atau apakah aku sudah terjerat dalam keduniawian?

Ya, benar, aku sedang dalam suatu pergumulan yang seharusnya tidak perlu menjadi sebuah perkara besar. Tapi saat pergumulan itu mendera, aku seolah bukan diriku lagi. Bukankah seharusnya aku menjadi garam & terang dunia? Tetapi mengapa aku menjadi sambal yang pedas? Mengapa aku harus membuat pedas hidup sahabat-sahabatku?

Aku harus mengakui bahwa aku telah egois karena mementingkan diriku sendiri. Aku terlalu sombong dengan semua yang telah kucapai. Aku terlalu menuntut kelayakan yang seharusnya kuperoleh. Aku beranggapan bahwa aku memang pantas mendapatkannya. Tapi benarkah demikian? Dalam pergumulanku, aku mengaku bahwa aku salah.

Tuhan telah menegurku ketika aku pada akhirnya teringat nasehat dari Kolese 3:23,

Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Entah bagaimana Tuhan bekerja, tetapi ayat ini menyadarkanku. Ya benar, aku seharusnya bekerja dengan sepenuh hati seperti bekerja untuk Tuhan.

Karena sampai detik ini aku telah banyak mengalami kasih Tuhan. Berkat Tuhan yang melimpah telah kunikmati. Tuhan telah bekerja dengan setia setiap hari dalam Kasih-Nya yang luar biasa. Lalu apa balasanku?

Apa pun yang terjadi, apa pun perlakuan kepadaku, aku akan menerimanya. Dan aku akan tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, karena aku bekerja untuk Tuhan.

9 responses to “Bekerja Seperti Bekerja Untuk Tuhan

  1. syukurlah…akhirnya kita mengingat Tuhan lagi.
    Tak apa, memang kita harus mengalami suatu kejadian supaya kita bisa merasakan hadirnya Tuhan.
    Satu penyakit yang paling berbahaya adalah kesombongan. Saya pun pernah mengalami hal ini, dan dalam perenungan saya, saya menyadari bahwa saya yang sekarang beda dengan saya yang dulu dalam hal motif bekerja. Akhirnya saya bertekad untuk kembali pada saya yang dulu, yang bekerja dengan penuh ikhlas dan tidak berorientasi pada kepentingan diri sendiri.

  2. Iya, Bune.
    Fase-fase seperti ini kadang terasa sangat berat. Padahal yg salah sebenarnya kita. Tetapi sekali lagi, kita perlu kembali kepada Tuhan jika sudah mulai menjauh. Padahal Tuhan tidak pernah menjauh dari kita ya?

    GBU.

  3. dimana ada kemauan…
    disitu ada jalan…

    MLM hanya kendaraan-nya saja
    untuk mencapai tujuan,
    dengan efektif dan efisien

    bila ada pilihan kendaraan lain
    yang dianggap lebih baik,
    silahkan pakai saja kendaraan yang lain itu…

    atau mau di bareng-kan dengan MLM…?
    sah-sah saja…asal tidak saling mengganggu…

    tapi semuanya kembali kepada Anda,
    karena yang paling mengerti Anda adalah diri Anda sendiri,
    jadi? semua keputusan ditangan Anda…
    walaupun yang nantinya mendapat keuntungan terbesar adalah Anda,
    karena yang bekerja juga Anda, hehehe…

    disimpulkan dari: http://www.profitinthrift.com

  4. Skenario Dunia ini…

    —Awal-nya—
    1. Manusia harus punya Abundant Life, Karena?
    Kejadian 1:27-28
    27 So God created man in his own image,
    in the image of God created he him;
    male and female created he them.
    28 And God blessed them, and God said unto them:
    Be fruitful, and multiply, and replenish the earth,
    and SUBDUE it:
    and have dominion over the fish of the sea,
    and over the fowl of the air,
    and over every living thing that moveth upon the earth.

    —Tengah-nya—
    2. Dan manusia harus dipihak Tuhan, Karena?
    Yohanes 3:16
    16 For God so LOVED the world,
    that he gave his only begotten Son,
    that whosoever believeth in him should not perish,
    but have everlasting life.
    Yohanes 14:6
    6 Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life:
    no man cometh unto the Father (GOD), but by me.

    —Akhir-nya—
    3. Untuk…? Melawan AntiChrist yang tanda-tandanya semakin nyata
    Dan AntiKris mengerahkan Doa, Daya, Dana untuk mewujudkan cita-cita mereka (semua yang di kitab WAHYU sudah banyak digenapi )
    Iman saja tidak cukup, orang kristen harus mengerahkan Doa, Daya, Dana, untuk melawan AntiKris…Dan…
    Wahyu 22:12-13
    12 And, behold, I come quickly; and my REWARD is with me, to
    give every man according as his work shall be.
    13 I am Alpha and Omega, the
    beginning and the end, the first and the last.

  5. Tuhan tuh sapa seh… sebuah ide.. ataukah hanya nama….kata “Tuhan” bisa dipake disemua peradaban dan kebudayaan…?? Tuhan sifatnya gak jelas.. Tuhan yang mana….??!! Knapa gak sebut aja namanya… karena batu pun bisa dianggap tuhan.

  6. Dear Eldien,

    Wah sayangnya Anda belum mengenal Tuhan. Jika tidak mengenal Tuhan, bagaimana Anda bisa merasakan kasih sayang-NYA yang besar?

    Semoga Anda dapat mengenal Tuhan lebih baik lagi.

    Salam.

  7. Emang bener kalo pada akhirnya hidup ini adalah untuk menjadi saluran berkat bagi orang laen yang membutuhkan supaya berkat yang melimpah tadi tidak “luber” ke hal lain yg tdk seharusnya en supaya berkat Tuhan juga ngalir terus berkelanjutan ..
    Saya sendiri semakin tua (tapi masih gagah sich..) semakin menyadari kalo pada akhirnya kebahagiaan yg sejati cuma ada kalo kita hidup berserah kepada Tuhan..niscaya sukacita dan damai sejahtera bersama kita di setiap situasi yg kita alami..Amin

  8. Dear fren,

    Emang bener kalo pada akhirnya hidup ini adalah untuk menjadi saluran berkat bagi orang laen yang membutuhkan supaya berkat yang melimpah tadi tidak “luber” ke hal lain yg tdk seharusnya en supaya berkat Tuhan juga ngalir terus berkelanjutan ..
    Saya sendiri semakin tua (tapi masih gagah sich..) semakin menyadari kalo pada akhirnya kebahagiaan yg sejati cuma ada kalo kita hidup berserah kepada Tuhan..niscaya sukacita dan damai sejahtera bersama kita di setiap situasi yg kita alami..Amin

  9. Ping-balik: Cara Mengemis Yang Baik « EMANUEL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s